Dewi, Tarisa Indriani (2025) ANALISIS VEGETASI PADA LAHAN BEKAS TAMBANG PASIR MERAPI, DI DESA KEPUHARJO, CANGKRINGAN, SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
PERNYATAAN ORIGINALITAS KARYA_23006.pdf
Download (54kB)
SKRIPSI FULLTEXT_23006.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
COVER-ABSTRAK_23006.pdf
Download (605kB)
PENGESAHAN_23006.pdf
Download (55kB)
BAB 1_23006.pdf
Download (247kB)
BAB 2_23006.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (276kB)
BAB 3_23006.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (389kB)
BAB 4_23006.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB 5 KESIMPULAN_23006.pdf
Download (243kB)
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN_23006.pdf
Download (920kB)
Formulir Telaah dan Persetujuan Publikasi Artikel 23006.pdf
Download (69kB)
TURNITIN_23006.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
23006 - jurnal setelah semhas.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (568kB)
Abstract
Analisis struktur dan komposisi vegetasi pada lahan bekas tambang pasir Merapi di Desa Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Yogyakarta dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika regenerasi alami dan arah pengelolaan rehabilitasi ekosistem. Pengumpulan data dilakukan pada 20 plot dengan rancangan nested plot meliputi empat tingkat pertumbuhan vegetasi semai, pancang, tiang, dan pohon. Hasil identifikasi menunjukkan keberadaan 13 spesies dari 6 famili, dengan dominansi kuat famili Fabaceae seperti Falcataria moluccana yang mencatat nilai Indeks Nilai Penting (INP) tertinggi pada sebagian besar tingkat pertumbuhan, di sini sengon laut sangat mendominasi karen tanaman sengon laut dan mangium adalah tanaman utama yang di tanam untuk pemulihan lahan, spesies ini memiliki peran ekologis penting sebagai spesies pionir dalam memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan ketersediaan nitrogen. Terdapat tiga jenis pesies tanaman perdu yaitu kopi, jamu biji dan sirsak, nilai indeks keanekaragaman jenis (H’) berada pada kisaran 0,898–1,455 yang tergolong rendah hingga sedang, sementara nilai kemerataan jenis (E’) berkisar 0,552–0,817 dan mencerminkan distribusi individu antarspesies yang relatif merata. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa lahan bekas tambang sedang berada pada fase awal menuju pembentukan komunitas vegetasi yang lebih stabil. Dominansi spesies pionir dan kemunculan jenis penyerta dari famili Myrtaceae, Meliaceae, Combretaceae, Annonaceae, dan Rubiaceae menjadi indikasi bahwa proses pemulihan ekosistem berlangsung progresif dan kawasan tersebut memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan melalui strategi revegetasi dan rehabilitasi berkelanjutan berbasis regenerasi alami.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23006; PUBLISH DI JOM |
| Uncontrolled Keywords: | Analisis vegetasi, Lahan bekas tambang, INP, keanekaragaman jenis, Regenerasi, Revegetasi. |
| Subjects: | Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Depositing User: | Tarisa Indriani Dewi |
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 05:55 |
| Last Modified: | 30 Dec 2025 03:07 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4789 |
