Simanjuntak, Anjasmara (2025) PENGARUH KONSENTRASI PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI MAIN NURSERY. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_23060.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Cover_Abstrak_23060.pdf
Download (380kB)
Lembar_Pengesahan_23060.pdf
Download (125kB)
Bab1_23060.pdf
Download (39kB)
Bab2_23060.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
Bab3_23060.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (22kB)
Bab4_23060.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
Bab5_23060.pdf
Download (30kB)
Dapus_Lampiran_23060.pdf
Download (242kB)
Lembar Telaah.pdf
Download (93kB)
Turnitin_Skripsi_23060.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (961kB)
Lembar_tidak_plagiat_23060.pdf
Download (54kB)
Turnitin_Naskah_23060.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (696kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesan interaksi antara kepekatan PGPR dan pupuk dari kotoran sapi organik terhadap pertumbuhan benih kelapa sawit di tapak semaian utama. Penelitian yang akan dijalankan dari Juni hingga September 2025 itu dijalankan di KP2 Institut Pertanian STIPER. Ketinggian lokasi penelitian adalah 118 meter di atas permukaan laut, tepatnya di Desa Kalikuning, Kabupaten Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rancangan penelitian menerapkan metode faktorial berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL), mencakup dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah konsentrasi PGPR dengan empat tingkat perlakuan (0 ml/l, 15 ml/l, 25 ml/l, dan 35 ml/l), manakala faktor kedua ialah pupuk dari kotoran sapi dengan tiga level (100 g/polibeg, 150 g/polibeg, dan 200 g/polibeg). Daripada kedua-dua faktor ini, 12 kombinasi rawatan diperolehi, di mana setiap kombinasi diulang sebanyak empat kali, maka bilangan unit eksperimen yang diperlukan ialah 48 benih. Analisis statistik data penelitian dilakukan menggunakan ujian multivariate dengan tahap keyakinan 95%. Dalam kasus di mana perbedaan yang signifikan, ujian DMRT dilakukan pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan gabungan kepekatan PGPR dan pupuk kotoran sapi tidak memberi kesan tidak berbeda nyata kepada pertumbuhan benih kelapa sawit pada peringkat Main Nursery. Penggunaan beragam level pupuk kotoran sapi menghasilkan tindak balas pertumbuhan yang setara dalam benih kelapa sawit. Begitu juga dengan variasi kepekatan PGPR yang digunakan tidak memberikan efek pertumbuhan benih kelapa sawit dengan tidak berbeda nyata semasa peringkat Main Nursery.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23060; publikasi di agroforetech |
| Uncontrolled Keywords: | Main Nursery, PGPR, pupuk kandang sapi. |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Anjasmara Simanjuntak |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 07:58 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 07:58 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4824 |
