Putra, Rangga Maldini (2026) SISTEM PERINGATAN DINI KEBAKARAN PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI LAHAN GAMBUT MENGGUNAKAN IOT. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_23984.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
COVER SAMPAI INTISARI_23984.pdf
Download (450kB)
LEMBAR PENGESAHAN_23984.pdf
Download (124kB)
BAB 1_23984.pdf
Download (56kB)
BAB 2_23984.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
BAB 3_23984.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
BAB 4_23984.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (223kB)
BAB 5 KESIMPULAN_23984.pdf
Download (108kB)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN_23984.pdf
Download (1MB)
Formulir Telaah_23984.pdf
Download (571kB)
Turnitin_23984.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Turnitin Jurnal_23984.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
AI Detector SKRIPSI _23984.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (249kB)
AI Detector JURNAL_23984.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
SURAT PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT_23984.pdf
Download (55kB)
LEMBAR PEMAKAIAN AI + FULLTEXT_23984.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji efektivitas sistem peringatan dini kebakaran pada perkebunan kelapa sawit di lahan gambut menggunakan Internet of Things (IoT), serta mengetahui konsentrasi karbon dioksida (CO2) yang dilepaskan akibat kebakaran lahan gambut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Juni 2025, pada perkebunan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Kempas Jaya, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen lapangan dan pengembangan IoT menggunakan metode Agille Scrum. Sistem dirancang menggunakan sensor gas metana (MQ-4), sensor suhu (DHT11), sensor kelembapan tanah (soil moisture), sensor karbon dioksida (MH-Z19C), dan mikrokontroler ESP32 yang dihubungkan dengan Blynk sebagai media pemantauan dan notifikasi. Pengujian dilakukan dengan pembakaran tanah gambut seluas 1 m² pada variasi jarak 2, 4, 6, 8, dan 10 meter dari alat. Data yang diamati meliputi konsentrasi CH4, CO2, suhu udara, kelembapan udara, dan kelembapan tanah. Analisis data dilakukan secara deskriptif serta korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi CH4 dan CO2 menurun seiring bertambahnya jarak dari titik api, sedangkan kelembapan udara dan tanah meningkat. Korelasi antara jarak dengan CH4 (r = -0,973) dan CO2 (r = -0,936) menunjukkan hubungan negatif yang sangat kuat. Sistem mampu mengirimkan data secara real-time serta memberikan notifikasi sesuai ambang batas parameter. Sistem mampu mendeteksi perubahan parameter lingkungan hingga jarak 10 meter, bahkan secara persamaan regresi potensi deteksi CH4 mencapai sekitar 13 meter. Hasil pengukuran menunjukkan konsentrasi CO2 tertinggi pada jarak 2 meter sebesar 1.788 ppm dan menurun hingga 402 ppm pada jarak 10 meter. Pada pengukuran tertutup 1 m3 selama 24 jam, pelepasan CO2 rata-rata 1.391 ppm. Dengan demikian, sistem IoT yang dikembangkan mampu mendeteksi gejala awal kebakaran lahan gambut secara cepat dan responsif, sehingga berpotensi mendukung upaya mitigasi kebakaran pada perkebunan kelapa sawit di lahan gambut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23984; tidak publikasi jurnal |
| Uncontrolled Keywords: | lahan gambut, kelapa sawit, kebakaran, IoT, metana, karbon dioksida |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Rangga Maldini Putra |
| Date Deposited: | 17 Mar 2026 01:24 |
| Last Modified: | 17 Mar 2026 01:24 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5072 |
