Ferdiansyah, Ferdiansyah (2026) HUBUNGAN ANTARA JENIS GULMA DOMINAN DENGAN KESUBURAN FISIK, KIMIA, BIOLOGI TANAH PADA LAHAN MINERAL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT MASYARAKAT. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogjakarta.
SKRIPSI Full Text_23974.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Lembar Pengesahan_23974.pdf
Download (4MB)
Formulir telaah dan persetujuan publikasi Artikel_23974.pdf
Download (534kB)
Surat Originalitas Karya_23974.pdf
Download (56kB)
AI JURNAL_23974.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
AI SKRIPSI_23974.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
JURNALL TURNITIN_23974.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (753kB)
SKRIPSI TURNITIN_23974.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (843kB)
COVER_ABSTRAK_23974.pdf
Download (539kB)
BAB 1_23974..pdf
Download (197kB)
BAB 2_23974..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
BAB 3_23974..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
BAB 4_23974..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
BAB 5_23974..pdf
Download (186kB)
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN_23974..pdf
Download (1MB)
Lmbar pemakaian Ai_Fulltext Comentar Prompt_23974.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Gulma pada perkebunan kelapa sawit umumnya dianggap sebagai tumbuhan pengganggu karena dapat bersaing dengan tanaman utama dalam memperoleh unsur hara, air, dan cahaya. Namun demikian, beberapa jenis gulma juga berpotensi memberikan manfaat ekologis, terutama dalam memperbaiki kondisi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis gulma dominan di lahan mineral perkebunan kelapa sawit dan menjelaskan hubungannya terhadap kesuburan fisika, kimia, dan biologi tanah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2025 di Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan analisis laboratorium. Analisis vegetasi gulma dilakukan dengan metode kuadrat sensus menggunakan plot 1 m × 1 m, sedangkan sampel tanah diambil pada kedalaman 0–20 cm di bawah gulma dominan. Parameter gulma dianalisis menggunakan kerapatan nisbi, frekuensi nisbi, dominansi nisbi, dan Summed Dominance Ratio (SDR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gulma dominan pada plot 1 dan plot 3 adalah Nephrolepis biserrata, sedangkan plot 2 didominasi Uncaria gambir roxb. Tanah dengan dominasi Uncaria gambir roxb menunjukkan kondisi kimia yang relatif lebih baik, ditandai oleh pH lebih tinggi, C-organik sangat tinggi, N-total sedang, P tersedia sedang, dan K tersedia rendah. Sementara itu, tanah di bawah dominasi Nephrolepis biserrata menunjukkan kondisi fisik dan biologi tanah yang lebih baik, ditandai oleh berat volume rendah hingga normal, porositas baik, dan populasi mikroorganisme yang tinggi. Dengan demikian, jenis gulma dominan berhubungan dengan variasi tingkat kesuburan tanah pada lahan mineral perkebunan kelapa sawit.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23974; publish di Agroista |
| Uncontrolled Keywords: | Gulma Dominan, Kesuburan Tanah, Lahan Mineral, Kelapa Sawit |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Ferdiansyah Ferdiansyah |
| Date Deposited: | 27 Mar 2026 01:07 |
| Last Modified: | 27 Mar 2026 01:07 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5122 |
